KENALI MANFAAT DAN RESIKO BERMAIN LATO-LATO PADA ANAK
Sumber : detikHealth
Hallo sahabat izza, siapa sih yang tidak tahu lato-lato? Lato-lato kini menjadi mainan yang sedang naik daun. Tidak hanya dimainkan oleh anak-anak, kalangan remaja hingga dewasapun banyak yang memainkannya. Menyenangkan dan membuat penasaran, membuat pemainnya tidak bosan untuk terus membuat bola tetap bergerak dan mengeluarkan bunyi. Siapa sangka, ternyata permainan ini memiliki manfaat terutama untuk anak-anak.
Manfaat bermain lato-lato untuk anak
1. Menumbuhkan Sikap Pantang Menyerah
Permainan lato-lato menuntut anak untuk memikirkan cara agar bola bisa terus terbentur tanpa putus dalam waktu yang lama. Saat bermain, mungkin akan menghadapi kegagalan. Lewat kesalahan dan kegagalan kecil yang dihadapi, anak tersebut akan belajar untuk meningkatkan kemampuannya dalam bermain lato-lato. Bukan tidak mungkin, ia juga akan belajar dari orang lain untuk mendapatkan keberhasilan dalam memainkannya. Hal ini akan menjadi bekal bagi anak untuk menumbuhkan sikap pantang menyerah.
2. Mengoptimalkan Gerak Motorik
Ketika memainkan lato-lato, anak akan dipaksa untuk menggerakan tangan dan menyesuaikan kekuatan tertentu. Aktivitas ini akan melatih kemampuan tangan, lengan, serta melatih koordinasi mata. Ternyata, lewat gerakan-gerakan yang diperlukan saat bermain lato-lato, anak akan melatih gerak motoriknya. Latihan gerakan motorik merupakan bagian penting dari pertumbuhan anak. Perkembangan gerak motorik yang baik bisa membantunya untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik.
3. Melatih Kesabaran
Bermain lato-lato tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan latihan dan strategi agar berhasil menguasai trik tertentu dalam permainan ini. Bagi anak, situasi kegagalan terus menerus merupakan situasi sulit dan bisa membuat frustasi. Situasi ini bisa menjadi kesempatan untuk mengajari anak cara menghadapi perasaan frustasi. Kondisi tersebut membuat anak akan belajar untuk menerima dan memproses perasaan yang muncul.
4. Mengalihkan dari Kecanduan Gadget
Ketika gadget menjadi alat untuk menghilangkan kesedihan atau kebosanan, serta mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, ini bisa menjadi tanda bahwa anak sudah menggunakannya secara berlebihan. Apalagi jika ia mulai khawatir akan baterai dan gadgetnya diambil. Memperkenalkan lato-lato pada anak dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi penggunaan gadget, permainan ini juga akan membuatnya lebih aktif bergerak.
Resiko bermain lato-lato jika tidak hati-hati
Namun, selain manfaat diatas, permainan lato juga beresiko menimbulkan potensi bahaya apabila permainan dilakukan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dan tidak hati-hati. Resiko yang dapat ditimbulkannya seperti tangan bengkak, kepala memar, luka pada mata, hingga tak jarang memicu pertikaian antar pemain setelahnya.
Sementara bahaya bisa terjadi jika permainan lato-lato dilakukan oleh anak di usia yang kurang tepat atau meskipun di usia yang tepat tapi dilakukan secara berlebihan. Artinya, anak harus diajarkan bagaimana membagi waktu yang pas saat bermain dan jangan sampai anak melupakan aktivitas atau tugas sehari-harinya, seperti istirahat, ibadah, belajar dan lainnya. Lalu jangan sampai lato-lato menjadi over stimulus yang tentu akan menjadi tidak baik bagi perkembangan anak.
Secara teoritis, usia yang tepat untuk permainan lato-lato sebaiknya dimainkan pada usia 8 tahun ke atas. Hal ini mengacu pada teori tahap bermain anak menurut Jean Piaget, salah satu tokoh psikologi asal Swiss yang menerangkan bermain berdasarkan usia dan perkembangan kognitif anak.
Info lebih lanjut: Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara
(0264) 838 6830
rsizza.co.id
____
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”
#RSIZZA
#AmanDiIzza
#RumahSakitIzza
Sumber : https://doktersehat.com




