Artikel Arsip - RS IZZA Karawang Kuatkan Tekad untuk Mencapai Tujuan Fri, 14 Aug 2026 11:48:15 +0000 id hourly 1 https://rsizza.co.id/wp-content/uploads/2025/08/cropped-ikon-situs-rs-izza-32x32.png Artikel Arsip - RS IZZA Karawang 32 32 Kenali Penyakit LBP (Low Back Pain) https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-lbp-low-back-pain/ https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-lbp-low-back-pain/#comments Mon, 13 Mar 2023 04:39:38 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4128 Sakit punggung bawah, atau low back pain adalah kondisi timbulnya rasa nyeri pada pinggang atau tulang punggung bagian bawah.

Artikel Kenali Penyakit LBP (Low Back Pain) pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
Apa itu Penyakit LBP?

Sakit punggung bawah, atau low back pain adalah kondisi timbulnya rasa nyeri pada pinggang atau tulang punggung bagian bawah. Perlu diketahui bahwa nyeri punggung bawah dapat disebabkan oleh beberapa jenis cedera, kondisi medis dan penyakit tertentu. Selain itu, nyeri akibat low back pain juga dapat menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga menghambat aktivitas pengidapnya. Berdasarkan dampaknya, tentunya kondisi ini tidak perlu disepelekan dan perlu segera ditangani.

Penyebab penyakit LBP

Anamnesa dan pemeriksaan fisik memegang peranan penting untuk bisa mengetahui penyebab dari terjadinya nyeri punggung bawah ini seperti, riwayat trauma, demam, riwayat kanker, penggunaan steroid yang lama, dan lain-lain. Sangat beragamnya klasifikasi ini menunjukkan betapa banyaknya penyakit atau kelainan yang dapat menyebabkan LBP. Salah satu penyebab timbulnya keluhan nyeri punggung bawah adalah Trauma dan gangguan mekanis yang merupakan penyebab utama LBP pada orang-orang yang tidak biasa melakukan pekerjaan otot atau melakukan aktivitas dengan beban yang berat dapat menderita nyeri pinggang bawah yang akut.

Gejala Penyakit LBP

1. Nyeri yang Terasa Menusuk
Nyeri yang timbul dari low back pain juga mungkin akan mungkin terasa tajam atau menimbulkan pegal, dan mungkin menyebar ke bawah atau ke belakang kaki (linu panggul). Jika punggung tegang saat melakukan aktivitas, seseorang yang memiliki low back pain mungkin akan mendengar bunyi ketika menggerakan punggungnya. Bahkan, nyeri yang timbul juga sering kali lebih buruk pada posisi tubuh tertentu (seperti membungkuk) dan membaik ketika seseorang berbaring.

2. Kekakuan
Gejala ini mungkin membuat seseorang dengan low back pain sulit untuk menggerakkan atau meluruskan punggung. Selain itu, kekakuan juga berkemungkinan membuat pengidap kondisi ini membutuhkan waktu lama, hanya untuk bangun dari duduk. Selain itu, pengidap low back pain juga mungkin merasa perlu berjalan atau meregangkan tubuh, ketika mengalami gejala kekakuan ini. 

3. Munculnya Masalah Postur
Banyak pengidap sakit punggung bagian bawah merasa sulit untuk berdiri tegak. Alhasil, pengidap low back pain cenderung berdiri secara bungkuk, dengan tubuh ke samping daripada sejajar dengan tulang belakang. Punggung bawah juga mungkin akan terlihat rata, bukan melengkung.

4. Kejang Otot
Setelah tegang, otot di punggung bawah pengidap low back pain, berisiko mengalami kejang atau berkontraksi tak terkendali. Parahnya lagi, kejang otot dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan membuat sulit atau tidak mungkin untuk berdiri, berjalan atau bergerak.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Penyakit LBP (Low Back Pain) pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-lbp-low-back-pain/feed/ 2
Kenali Menopause pada Wanita https://rsizza.co.id/kenali-menopause-pada-wanita/ https://rsizza.co.id/kenali-menopause-pada-wanita/#respond Thu, 09 Mar 2023 09:27:42 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4120 Seorang wanita yang mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang terakhir sampai satu tahun berlalu

Artikel Kenali Menopause pada Wanita pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
Kenali Menopause Wanita

Menopause  adalah berhentinya siklus menstruasi secara biologis yang berkaitan dengan perempuan berusia lanjut. Seorang wanita yang mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang terakhir sampai satu tahun berlalu.  Istilah ini dapat menggambarkan setiap perubahan yang dialami sebelum atau setelah berhenti menstruasi. Masa menopause menandai akhir dari tahun-tahun reproduksi seorang perempuan.

Penyebab Menopause

Perempuan terlahir dengan ovarium yang berfungsi membuat hormon estrogen dan progesteron, yang mengontrol periode menstruasi dan pelepasan sel telur (ovulasi). Kondisi ini terjadi ketika ovarium tidak lagi melepaskan sel telur setiap bulan dan menstruasi berhenti.

Faktor Risiko Menopause

Kondisi ini adalah bagian alami dari penuaan perempuan yang terjadi setelah usia 40 tahun. Namun, pada beberapa perempuan bisa saja mengalami menopause dini. Ini bisa dikarenakan operasi, seperti jika indung telur yang diangkat dalam histerektomi, atau kerusakan pada indung telur yang diakibatkan kemoterapi. Stres dan situasi hormonal lainnya bisa memicu kondisi ini terjadi sebelum usia 40 tahun dan kondisi ini disebut dengan menopause dini.

Gejala Menopause

Ada beberapa gejala yang akan dialami perempuan ketika memasuki masa menopause. Berikut tanda-tandanya:

  • Gejala vasomotor, atau rasa panas pada bagian atas tubuh (hot flush), terutama leher, wajah dan dada terutama di malam hari.
  • Nyeri sendi.
  • Kulit menjadi keriput dan kurang elastis karena penurunan kadar kolagen.
  • Atrofi genitourinaria.
  • Penurunan lubrikasi vagina.
  • Penyakit kardiovaskular.
  • Osteoporosis.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Menopause pada Wanita pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-menopause-pada-wanita/feed/ 0
Kenali Andropause pada Pria https://rsizza.co.id/andropause-pria/ https://rsizza.co.id/andropause-pria/#respond Wed, 08 Mar 2023 17:23:37 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4109 pria dapat mengalami fenomena yang mirip dengan menopause, yakni dikenal dengan andropause. Biasanya andropause terjadi pada pria yang memasuki usia 40 tahun ke atas.

Artikel Kenali Andropause pada Pria pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Kenali Andropause Pria

Andropause pada pria mirip menopause yang terjadi pada wanita. Seiring berjalannya usia, wanita bisa mengalami menopause, di mana fungsi ovarium akan berhenti dan menurunnya gairah seksual. Begitupun juga pada pria, pria dapat mengalami fenomena yang mirip dengan menopause, yakni dikenal dengan andropause. Biasanya andropause terjadi pada pria yang memasuki usia 40 tahun ke atas. Dengan bertambahnya umur, kemungkinan mengalami andropause ini makin besar.

 

Andropause pria melibatkan penurunan produksi testosteron pada pria berusia 50 tahun atau lebih. Kondisi ini juga memiliki kaitan dengan hipogonadisme. Kedua hal tersebut melibatkan penurunan kadar testosteron dan gejala serupa. Testosteron adalah hormon yang dibuat pada organ testis. Hormon ini memiliki banyak peran penting untuk pria. Tidak hanya menstimulasi dorongan seksual, testosteron juga memicu perubahan selama masa pubertas, memicu energi mental dan fisik, hingga mempertahankan massa otot. Andropause pria berbeda dengan menopause wanita dalam beberapa hal. Salah satunya, tidak semua pria mengalaminya. Selain itu, kondisi ini tidak melibatkan penghentian total pada organ reproduksi. Meski demikian, komplikasi seksual bukan tidak mungkin dapat terjadi akibat penurunan kadar hormon.

Faktor Risiko Andropause

Andropause bisa terjadi pada semua pria yang sudah memasuki usia 50 tahun atau lebih. Meski begitu, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya menopause pria, yaitu: 

  • Faktor lingkungan, misalnya karena paparan polusi dari lingkungan.
  • Internal, termasuk terjadinya perubahan hormon pada tubuh laki-laki (prolaktin, melatonin, testosteronedehydroepiandrosterone (DHEA), dehydroepiandrosterone sulfate (DHEA-S), Growth Hormone (GH), dan hormon Insulin-like Growth Factor-1 (IGF-1).
  • Kondisi psikologis, termasuk stres fisik dan psikis.
  • Konsumsi obat tertentu.
  • Pola hidup, terutama pola hidup tidak sehat.
  • Kondisi medis, seperti diabetes, PPOK, stroke, obesitas, masalah ginjal, sindrom metabolik, gangguan autoimun, dan lainnya.

Gejala Andropause

Andropause dapat menyebabkan masalah fisik, seksual, dan psikologis bagi pria. Bahkan, gejalanya biasanya memburuk seiring bertambahnya usia, termasuk:

  • Tingkat energi yang rendah.
  • Depresi atau kerap merasa sedih
  • Motivasi dan rasa percaya diri menurun.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mengalami insomnia atau sulit tidur.
  • Peningkatan lemak pada tubuh.
  • Berkurangnya massa otot dan perasaan kelemahan fisik.
  • Ginekomastia, atau perkembangan payudara.
  • Penurunan kepadatan tulang.
  • Disfungsi ereksi.
  • Berkurangnya libido.
  • Peningkatan risiko infertilitas.

Selain itu, pengidap mungkin juga mengalami payudara membengkak atau melunak, ukuran testis yang mengecil, rambut rontok, dan hot flashes. Kadar testosteron yang rendah terkait dengan menopause pria juga berhubungan dengan osteoporosis. Ini adalah kondisi ketika tulang menjadi lemah dan rapuh. Akan tetapi, kerapuhan tulang karena andropause terbilang langka. Biasanya hanya memengaruhi pria pada usia yang sama dengan wanita memasuki menopause.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Andropause pada Pria pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/andropause-pria/feed/ 0
Kenali Penyakit Hernia https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-hernia/ https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-hernia/#respond Tue, 07 Mar 2023 09:22:50 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4102 Hernia adalah kondisi kesehatan yang terjadi ketika lemak, jaringan, atau bagian dari organ tubuh mendorong melalui titik lemak atau lubang di otot perut atau jaringan ikat.

Artikel Kenali Penyakit Hernia pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Apa itu Hernia?

Hernia adalah kondisi kesehatan yang terjadi ketika lemak, jaringan, atau bagian dari organ tubuh mendorong melalui titik lemak atau lubang di otot perut atau jaringan ikat. Pada orang dewasa, kondisi ini paling sering terjadi di selangkangan atau perut. Saat seseorang mengidapnya, ia mungkin melihat atau merasakan adanya tonjolan. Pengidap mungkin juga mengalami rasa sakit yang memburuk selama aktivitas tertentu, misalnya ketika mengangkat sesuatu atau berdiri untuk waktu yang lama. Seseorang dapat mengalami kondisi ini secara tiba-tiba setelah membungkuk, batuk, tertawa, atau mengangkat beban yang berat. Kebanyakan kondisi ini bersifat eksternal, artinya, jaringan mendorong melalui dinding perut ke arah luar tubuh. Hal tersebut sering menyebabkan tonjolan yang bisa kamu lihat. Namun ia juga bisa terjadi secara internal, yang berarti tetap berada di dalam tubuh (di dalam perut).

Penyebab Hernia

  • Aktivitas fisik.
  • Angkat berat.
  • Obesitas.
  • Sering batuk.
  • Sembelit (yang dapat menyebabkan mengejan saat buang air besar).

Faktor Risiko Hernia

Faktor-faktor yang berkontribusi pada kondisi ini, seperti:

  • Lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah.
  • Sudah lanjut usia.
  • Batuk kronis. Kemungkinan karena peningkatan tekanan perut yang berulang.
  • Cystic fibrosis.
  • Kehamilan
  • Sembelit kronis.
  • Kelebihan berat badan atau mengalami obesitas. 
  • Merokok, yang menyebabkan melemahnya jaringan ikat.
  • Riwayat pribadi atau keluarga.

Pencegahan Hernia

Seseorang tidak dapat mencegah cacat bawaan yang membuatnya rentan terhadap kondisi ini. Namun, dapat mengurangi ketegangan pada otot dan jaringan perut, misalnya dengan:

  • Mempertahankan berat badan yang sehat.
  • Mengonsumsi makanan berserat tinggi.
  • Angkat benda dengan hati-hati atau hindari mengangkat beban berat. Jika harus mengangkat sesuatu yang berat, selalu tekuk dari lutut, bukan dari pinggang.
  • Berhenti merokok karena merokok sering menyebabkan batuk kronis yang dapat menyebabkan atau memperburuk hernia inguinalis. 

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Penyakit Hernia pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-penyakit-hernia/feed/ 0
Kenali Penyebab Gatal-Gatal pada Kulit https://rsizza.co.id/kenali-penyebab-gatal-gatal-pada-kulit/ https://rsizza.co.id/kenali-penyebab-gatal-gatal-pada-kulit/#comments Mon, 06 Mar 2023 05:20:51 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4092 Gatal pada kulit merupakan masalah yang cukup sering dialami oleh siapa pun. Penyebab gatal pada kulit bisa karena berbagai hal

Artikel Kenali Penyebab Gatal-Gatal pada Kulit pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Kenali Gatal pada Kulit

Gatal pada kulit merupakan masalah yang cukup sering dialami oleh siapa pun. Penyebab gatal pada kulit bisa karena berbagai hal. Umumnya, kondisi kulit gatal tidak terlalu berbahaya dan mudah ditangani. Namun, bila gatal di kulit tidak kunjung sembuh, bisa jadi ada penyebab serius di baliknya. Gatal pada kulit adalah salah satu masalah kulit yang muncul ketika Anda merasakan sensasi tidak nyaman, seperti menggelitik dan iritasi, sehingga membuat Anda ingin menggaruk area kulit tersebut. Dalam dunia medis, kulit gatal dikenal pula dengan nama pruritus.

 

Penyebab gatal pada kulit paling umum terjadi adalah kondisi kulit yang kering. Meski umum dialami oleh siapa saja, kulit gatal atau pruritus lebih umum terjadi pada orang-orang yang lebih tua. Pasalnya, mereka cenderung memiliki kulit yang kering. Biasanya, kulit gatal tidak menunjukkan gejala apa pun pada permukaan kulit. Namun, pada beberapa kasus, gatal-gatal pada kulit menunjukkan perubahan pada kulit, seperti kulit mengelupas, kulit bersisik, ruam, bentol-bentol, bintik kemerahan, hingga muncul lenting cairan. 

Penyebab Gatal-Gatal

1. Penyakit Kulit

Salah satu penyebab gatal pada kulit yang tak kunjung sembuh mungkin menandakan adanya penyakit kulit lain. Beberapa jenis penyakit kulit yang menimbulkan rasa gatal adalah seperti kurap, biduran, kudis, cacar air, gigitan serangga, dermatitis atopik (eksim), eksim dishidrotik, psoriasis, neurodermatitis, dermatitis seboroik dan lain-lain.

2. Alergi

Dermatitis kontak alias alergi merupakan reaksi kulit saat terpapar suatu zat alergen tertentu. Misalnya, paparan bahan kimia dari produk skincare atau kosmetik, makanan, serbuk sari, udara dingin, bulu binatang, hingga paparan sinar matahari. Alergi biasanya menimbulkan bintik merah pada kulit disertai gatal dan bengkak.

3. Gigitan Serangga

Gigitan serangga bisa menyebabkan rasa gatal di kulit. Gatal pada kulit akibat gigitan serangga, semut api, dan nyamuk biasanya disertai dengan bintik merah. Umumnya, gigitan yang menimbulkan bintik merah pada kulit disertai gatal ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 7-14 hari. Namun, gigitan kutu kasur atau tungau dapat menimbulkan ruam yang lebih besar dan menyebabkan rasa gatal di kulit tubuh. 

4. Gangguan Saraf

Adanya gangguan saraf menjadi penyebab gatal pada kulit yang terjadi terus menerus, kerusakan saraf bisa terjadi akibat adanya cedera, atau kondisi medis tertentu yang berasal dari dalam tubuh. Gatal-gatal pada kulit akibat gangguan saraf cenderung hanya terjadi di satu area kulit dan tidak memperlihatkan gejala ruam kulit. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan gatal akibat gangguan saraf, yaitu stroke, multiple sclerosis, dan herpes zoster.

5. Penyakit sistemik dalam tubuh

Penyakit sistemik dalam tubuh ternyata bisa menjadi penyebab gatal pada kulit yang terjadi terus menerus.  Beberapa jenis penyakit yang bisa menimbulkan keluhan gatal di kulit, antara lain, diabetes, penyakit liver (hati), gangguan ginjal, kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid), anemia, penyakit autoimun, HIV, kanker, seperti limfoma Hodgkin.

6. Kondisi psikologis

Kondisi psikologis tertentu, seperti stress, depresi, atau gangguan kecemasan juga bisa menyebabkan rasa gatal di kulit. Sebab, kondisi psikologis tersebut mampu menimbulkan reaksi kimia dalam tubuh sehingga kulit menjadi lebih peka. 

7. Penggunaan obat-obatan tertentu

Konsumsi obat-obatan tertentu bisa menimbulkan rasa gatal. Penyebab gatal pada kulit lainnya adalah efek samping obat-obatan tertentu. Misalnya, aspirin, obat pereda nyeri resep dokter opioid, dan obat tekanan darah. Selain itu, pengobatan kanker juga bisa menyebabkan kulit gatal.

Cara Meredakan Gatal-Gatal

  1. Kompres air dingin
  2. Jangan mandi terlalu lama
  3. Oleskan pelembap
  4. Jangan menggaruk kulit
  5. Gunakan krim antigatal
  6. Obat antihistamin
  7. Obat steroid

Konsultasi dengan dokter, terutama, bila pengobatan rumahan dan obat tanpa resep dokter tak kunjung menyembuhkan kulit yang gatal. Ditambah kulit gatal berlangsung lebih dari 2 minggu, bahkan sampai mengganggu aktivitas atau waktu tidur.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Penyebab Gatal-Gatal pada Kulit pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-penyebab-gatal-gatal-pada-kulit/feed/ 2
Tips Menjaga Kesehatan Telinga dan Pendengaran https://rsizza.co.id/tips-menjaga-kesehatan-telinga-dan-pendengaran/ https://rsizza.co.id/tips-menjaga-kesehatan-telinga-dan-pendengaran/#respond Thu, 02 Mar 2023 06:52:47 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4084 Telinga yang sehat mampu menjalankan fungsi secara normal sebagai indera pendengar dan mampu menjaga keseimbangan tubuh

Artikel Tips Menjaga Kesehatan Telinga dan Pendengaran pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Kenali Telinga dan Pendengaran

Telinga merupakan indera penting tanpa adanya telinga maka tidak ada suara yang ditangkap ataupun didengar. Telinga memiliki beberapa bagian serta memiliki fungsi yang berbeda. Seperti daun telinga yang memiliki fungsi mengarahkan suara ke lubang telinga yang akan diteruskan ke bagian dalam telinga yang akan dikirimkan ke otak sehingga otak dapat menerjemahkan berbagai suara. Telinga yang sehat mampu menjalankan fungsi secara normal sebagai indera pendengar dan mampu menjaga keseimbangan tubuh.

Tips Menjaga kesehatan Telinga

Bagaimana cara menjaga kesehatan telinga dengan tepat? Berikut ini cara yang dapat dilakukan :

1.      Berhenti kebiasaan mengorek telinga.

Sebaiknya berhati-hati mengorek telinga sebab bila tidak berhati-hati dapat melukai telinga dan membuat kotoran telinga masuk lebih dalam. Sebenarnya telinga mempunyai cara alami untuk membersihkan kotorannya sendiri, jadi sebaiknya kunjungi dokter THT untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga dengan cara yang aman.

2.      Menjauhkan telinga dari suara yang terlalu keras.

a. Apabila Sahabat Izza sering mendengarkan musik menggunakan earphone, sebaiknya beri batasan waktu, hindari musik yang keras dan ada jeda waktu istirahat.

b. Jika Sahabat Izza bekerja di lingkungan yang bising sebaiknya menggunakan earplug atau sumbatan telinga agar terhindar dari gangguan pendengaran.

3.      Hindari Penggunaan Ear Candle

Penggunaan ear candle cenderung berbahaya karena bisa menyebabkan cedera pada telinga seperti terbakar dan tersumbatnya saluran telinga.

4.      Menjaga Telinga Agar Tetap Kering

Kondisi telinga yang basah atau lembab memungkinkan bakteri dan jamur berkembang biak di dalam telinga, hal tersebut dapat memicu iritasi dan infeksi pada telinga. Apabila Sahabat Izza sedang melakukan aktivitas berenang, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Selain itu, tidak lupa untuk mengeringkan telinga dengan handuk yang bersih dan kering setiap selesai berenang maupun mandi.

5.      Melakukan pemeriksaan telinga secara rutin.

Memeriksakan telinga ke dokter THT secara rutin penting dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga dan mendeteksi bila ada gangguan pada telinga. Melalui pemeriksaan secara rutin ke dokter, tanda atau gejala penyakit telinga dapat terdeteksi sejak dini dan tindakan penanganan dapat segera dilakukan. Sebaiknya kita menjaga kesehatan telinga dengan baik melalui cara tersebut di atas.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Tips Menjaga Kesehatan Telinga dan Pendengaran pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/tips-menjaga-kesehatan-telinga-dan-pendengaran/feed/ 0
Waspada Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir https://rsizza.co.id/waspada-penyakit-leptospirosis-pasca-banjir/ https://rsizza.co.id/waspada-penyakit-leptospirosis-pasca-banjir/#respond Thu, 02 Mar 2023 05:59:57 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4077 Datangnya bencana banjir, menjadi hal yang perlu diwaspadai terutama untuk Sahabat Izza yang tinggal di daerah rawan banjir. Salah satunya seperti munculnya penyakit penyerta seperti Leptospirosis. 

Artikel Waspada Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Penyakit Pasca Banjir

Seperti yang Sahabat Izza ketahui, saat ini kita sedang menghadapi musim penghujan yang cukup berkepanjangan. Dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi, tak sedikit mengakibatkan banjir di beberapa daerah. Datangnya bencana banjir, menjadi hal yang perlu diwaspadai terutama untuk Sahabat Izza yang tinggal di daerah rawan banjir. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah munculnya penyakit penyerta pasca banjir seperti Leptospirosis. 

 

Apa itu Leptospirosis?

Penyakit Leptospirosis merupakan salah satu penyakit yang ditularkan melalui kencing tikus berupa bakteri yang masuk melalui kulit yang lecet atau selaput lendir pada saat kontak dengan banjir atau genangan air sungai hingga selokan dan lumpur.

Gejala Leptospirosis

Berikut ini ada beberapa gejala penyakit leptospirosis yang dapat dirasakan oleh pasien yang terjangkit, diantaranya adalah:

1. Demam Mendadak

2. Lemah

3. Mata merah

4. Kekuningan pada kulit

5. Sakit kepala

6. Nyeri otot betis

Pencegahan Leptospirosis

Setelah mengetahui berbagai gejala yang ditimbulkan apabila pasien terpapar bakteri Leptospirosis, mengetahui Tindakan pencegahan juga merupakan hal yang penting untuk diketahui, diantaranya adalah:

1. Menggunakan sarung tangan dan sepatu boots saat membersihkan rumah/selokan

2. Mencuci tangan dengan sabun setelah selesai beraktivitas.

 

Dengan mengetahui berbagai hal di atas, diharapkan Sahabat Izza dapat bersiap dan berhati-hati terhadap penyakit penyerta banjir, seperti Leptospirosis. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala Leptospirosis seperti yang telah disebutkan diatas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari para petugas kesehatan. 

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Waspada Penyakit Leptospirosis Pasca Banjir pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/waspada-penyakit-leptospirosis-pasca-banjir/feed/ 0
Kenali Obesitas Anak dan Cara Mencegahnya https://rsizza.co.id/kenali-obesitas-anak-dan-cara-mencegahnya/ https://rsizza.co.id/kenali-obesitas-anak-dan-cara-mencegahnya/#respond Wed, 01 Mar 2023 10:18:28 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4066 Anak obesitas berpotensi mengalami berbagai penyakit yang menyebabkan kematian antara lain penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, dan lain-lain.

Artikel Kenali Obesitas Anak dan Cara Mencegahnya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Kenali Obesitas pada anak

Obesitas adalah akumulasi lemak abnormal yang dapat mengganggu Kesehatan. Jika kegemukan terjadi pada masa balita kemungkinan besar kegemukan akan menetap sampai dewasa. Sebagian masyarakat masih mempunyai anggapan bahwa balita yang gemuk menandakan balita yang sehat dan bukan sebagai masalah yang perlu di lakukan tatalaksana.

Obesitas mempunyai dampak terhadap tumbuh kembang anak, terutama aspek perkembangan psikososial. Anak obesitas berpotensi mengalami berbagai penyakit yang menyebabkan kematian antara lain penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, dan lain-lain. Kegemukan pada masa anak-anak juga menimbulkan konsekuensi psikososial jangka pendek dan jangka panjang sepertipenurunan kepercayaan diri, gangguan makan, dankesehatan yang lebih rendah hubungannya dengan kualitas hidup. Kondisi kegemukan pada usia dini akan dibawa sampai dewasa, yang berdampak terhadap peningkatan resiko penyakit degeneratif. Penyebab obesitas yaitu pola makan,tingkat asupan gizi, tingkat aktivitas fisik yang dilakukan individu, serta kondisi sosial ekonomi bahkan beberapa penelitian menemukan hubungan insomnia atau kurang tidur sebagai faktor risiko kejadian obesitas.

Dampak Obesitas

Dampak yang terjadi jika balita mengalami obesitas antara lain yaitu cenderung dapat mengakibatkan terkena:

– Mellitus tipe II,

– Meningkatnya nilai kolestrol sehingga mengakibatakan tekanan drarah meningkat dan dapat menyebakan penyakit jantung,

– Nafas berhenti saat tidur (sleep apnue),

– Gangguan ortopedi,

– Penyakit asma dan hati 

– Anak dengan obesitas cenderung akan mengalami peningkatan tekanan darah sehingga berpengaruh pada denyut jantung, sekitar 20-30% anak dengan obesitas menderita hipertensi.

Cara mencegah obesitas anak

  • Tidak makan sambil nonton TV
  • Batasi penggunaan gadget
  • Perbanyak aktivitas di luar ruangan
  • Biasakan makan dengan keluarga
  • Biasakan selalu sarapan sehat
  • Biasakan membawa bekal makanan sehat dan air putih dari rumah
  • Batasi makanan siap saji dan pangan olahan, jajanan dan makanan selingan yang manis, asin dan berlemak
  • Banyak makan sayur buah
  • Mengonsumsi aneka ragam pangan
  • Tidak merokok dan minum minuman beralkohol
  • Hindari minuman ringan dan bersoda

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Obesitas Anak dan Cara Mencegahnya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-obesitas-anak-dan-cara-mencegahnya/feed/ 0
Kenali Warna Urine dan Bahayanya https://rsizza.co.id/kenali-warna-urine-dan-bahayanya/ https://rsizza.co.id/kenali-warna-urine-dan-bahayanya/#respond Tue, 28 Feb 2023 08:18:53 +0000 https://rsizza.co.id/?p=4057 Setiap warna dari urine bisa memberikan sejumlah informasi tentang kesehatan dan kondisi tubuh. Warna urine yang berbeda-beda dipengaruhi oleh zat sisa dari dalam darah yang dikeluarkan tubuh untuk membuang racun

Artikel Kenali Warna Urine dan Bahayanya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Kenali Warna Urine

Urine merupakan produk buangan yang terdiri dari berbagai zat yang tidak diperlukan, bahkan racun bagi tubuh, yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Selain sebagai cairan buangan, warna, jumlah, hingga bau urine dapat menjadi tanda kondisi tubuh. Warna urine yang berbeda-beda dipengaruhi oleh zat sisa dari dalam darah yang dikeluarkan tubuh untuk membuang racun. Setiap warna dari urine bisa memberikan sejumlah informasi tentang kesehatan dan kondisi tubuh, namun konsumsi obat juga mempengaruhi warna urine. Umumnya warna urine dapat memberitahu seberapa terhidrasinya tubuh, maka dari itu warna urine yang tidak biasa bisa menjadi tanda penyakit.

Jenis Warna Urine dan maknanya bagi kesehatan

Berikut beberapa kategori warna urine dan artinya bagi kesehatan :

1. Urine berwarna bening/transparan berarti tubuh terhidrasi lebih dari cukup.

2. Warna kuning pucat pada urine menunjukkan bahwa tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Jika urine berwarna kuning, maka hal tersebut menunjukkan warna normal, yang berarti kondisi tubuh cukup terhidrasi.

4. Urine berwarna kuning tua menunjukkan kondisi tubuh baik, namun perlu menambah asupan air. Sementara jika urine berwarna kecokelatan, hal itu menandakan tubuh dehidrasi dan perlu minum banyak air.

5. Warna urine cokelat menunjukkan adanya penyakit hati (liver) atau dehidrasi. Yang diperlukan jika mengalami kondisi ini adalah minum lebih banyak air, atau hubungi dokter untuk penanganan lanjutan.

6. Urine berwarna oranye menunjukkan gejala dehidrasi. Namun bisa juga warna disebabkan dari asupan makanan atau obat.

7. Jika urine berwarna merah, yang berasal dari asupan makanan. Namun perlu diwaspadai pula adanya kemungkinan beberapa kondisi kesehatan seperti batu ginjal.

8. Urine berwarna biru atau hijau bisa disebabkan oleh pewarna makanan, atau efek dari obat-obatan dan infeksi bakteri.

 

Penyakit yang ditandai berubahnya warna urine

Beberapa penyakit yang ditandai dengan berubah warna urine tidak seperti pada normalnya, yaitu:

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah suatu gejala atau kondisi ketika tubuh kekurangan cairan. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai dampak seperti pusing, kehilangan fokus, dan mudah lelah. Ketika tubuh kekurangan cairan, secara otomatis urobilin atau pewarna urine dalam tubuh meningkat konsentrasinya. Perlu diketahui bahwa urobilin merupakan bilirubin yang terdapat pada sistem kandung kemih, dan merupakan hasil dari zat sisa yang dihasilkan dari pemecahan sel darah merah oleh hati.

2. Hematuria

Urine yang berwarna merah atau kecoklatan merupakan tanda dari penyakit hematuria. Penyakit ini merupakan istilah medis yang menandakan adanya darah dalam urine. Urine yang normal seharusnya tidak akan mengandung darah sedikit pun, kecuali pada wanita yang sedang menstruasi. Itu mengapa pemeriksaan medis perlu dilakukan.

3. Penyakit Seksual

Pada beberapa jenis penyakit seksual, salah satu gejala yang mungkin timbul adalah perubahan warna urine menjadi kuning pekat. Infeksi chlamydia adalah salah satu jenis penyakit seksual yang paling sering menimbulkan perubahan warna urine.

4. Gangguan Hati

Perubahan warna urine menjadi lebih gelap dapat disebabkan oleh adanya gangguan pada organ hati, seperti hepatitis, sirosis, dan kanker hati. Perhatikan juga kondisi urine yang berbusa atau berbuih. Urine yang berbusa atau berbuih menandakan tingginya jumlah protein dalam urine. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada hati. Kerusakan hati ini membuat hati tidak bisa berfungsi dengan baik untuk memproduksi dan menyalurkan bilirubin. Akibatnya, bilirubin masuk ke dalam darah dan menyebabkan tubuh menjadi kuning. Bilirubin yang masuk ke dalam sistem kandung kemih disebut urobilin, dan jika kadarnya terlalu banyak dapat mengubah warna urine menjadi sangat pekat.

5.Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih terjadi ketika adanya bakteri menyerang bagian kandung kemih. Gejala yang umum muncul adalah nyeri ketika buang air kecil. Selain itu, urine dapat mengandung darah yang menyebabkan urine berwarna gelap atau kemerahan.

Perubahan warna urine dapat terjadi karena beragam hal, jadi perhatikan dengan baik kondisi urine. Maka dari itu, perbanyak minum air putih jika perubahan warna urine yang terjadi karena dehidrasi. Namun jika warna urine tetap tidak kembali normal meski sudah cukup minum air, disarankan untuk langsung melakukan pemeriksaan diri ke dokter.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Kenali Warna Urine dan Bahayanya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/kenali-warna-urine-dan-bahayanya/feed/ 0
Pentingnya Cek Gula Darah https://rsizza.co.id/pentingnya-cek-gula-darah/ https://rsizza.co.id/pentingnya-cek-gula-darah/#respond Mon, 27 Feb 2023 04:33:51 +0000 https://rsizza.co.id/?p=3982 Cek gula darah secara rutin tidak hanya penting dilakukan oleh penderita diabetes, tapi juga kita semua untuk deteksi dini dan antisipasi risiko penyakit tersebut

Artikel Pentingnya Cek Gula Darah pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>

Diabetes Melitus

Diabetes melitus (DM) merupakan satu dari 10 (sepuluh) penyebab kematian terbanyak di dunia. Penyakit tersebut terbentuk akibat adanya ketidakmampuan tubuh seseorang dalam memproduksi hormon insulin dan ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah seseorang. Diabetes melitus sendiri sering dikatakan sebagai fenomena gunung es, yang dimana penderita diabetes yang belum mengetahui bahwa dirinya diabetes, jauh lebih banyak dari pada pasien yang telah mendapatkan diagnosa.

Dampak dari komplikasi diabetes tidak hanya membuat luka sulit sembuh dan rentan terserang infeksi, tapi juga berisiko memicu penyakit serius lainnya. Sebut saja serangan jantung, stroke, infeksi kaki, hingga gagal ginjal.

Melihat kondisi demikian, maka pemeriksaan diabetes seperti cek gula darah baik secara mandiri atau melalui fasilitas-fasilitas kesehatan merupakan hal yang penting untuk dilakukan, sehingga Sahabat Izza bisa mendapatkan diagnosa dini, dan bisa melakukan penanganan sedini mungkin.

Pentingnya Pemeriksaan Gula Darah

Cek gula darah secara rutin tidak hanya penting dilakukan oleh penderita diabetes, tapi juga kita semua untuk deteksi dini dan antisipasi risiko penyakit tersebut. Cek gula darah secara teratur merupakan salah satu cara untuk mengelola diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Dengan cara tersebut, Sahabat Izza bisa mencari tahu apa yang membuat kadar gula darah naik atau turun. Misalnya, akibat konsumsi makanan, minuman, obat, atau karena aktivitas fisik tertentu. 

Dengan begitu, Sahabat Izza bisa mengantisipasi faktor pemicu naiknya gula darah, dan bekerja sama dengan dokter untuk menentukan rencana perawatan yang terbaik. Rencana perawatan yang dilakukan dengan baik bisa membantu menurunkan risiko komplikasi diabetes. Kontrol gula darah bisa membantu terutama untuk penderita diabetes mengetahui kapan gula darah mereka terlalu rendah (hipo) atau terlalu tinggi (hiper). Dengan begitu, penderita diabetes bisa mengenal tubuh mereka sendiri dan cara kerjanya.

Manfaat Pemeriksaan Gula Darah

  • Untuk mengevaluasi pencapaian tujuan pengobatan secara keseluruhan.
  • Mengetahui pengaruh perubahan pola makan dan olahraga terhadap kadar gula darah.
  • Untuk mengetahui faktor lain yang kemungkinan dapat meningkatkan kadar gula darah.
  • Memonitor efek obat antidiabetes pada kadar gula darah.
  • Mengetahui kondisi gula darah.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan Gula Darah?

  • Diabetes tipe 1
    Pada jenis diabetes ini dokter akan merekomendasikan pemeriksaan gula darah 4-8 kali sehari. Waktu pemeriksaan yang direkomendasikan adalah ketika sebelum makan besar dan makan ringan, sebelum dan sesudah berolahraga, sebelum tidur, dan kadang-kadang dimalam hari. Pemeriksaan kadar gula darah dibutuhkan lebih sering jika sedang sakit, terjadi perubahan rutinitas atau ketika memulai terapi pengobatan baru.
     
  • Diabetes tipe 2
    Seseorang yang menggunakan insulin membutuhkan dua kali atau lebih dalam sehari untuk melakukan pemeriksaan gula darah tergantung pada jenis dan jumlah insulin yang digunakan. Pemeriksaan direkomendasikan saat sebelum makan dan sebelum tidur. Jika seseorang hanya menggunakan obat antidiabetes dan perubahan pola makan tidak perlu melakukan pemeriksaan kadar gula darah setiap hari.

Info lebih lanjut: ⁣⁣⁣
🏥 Jl. Raya Ciselang, Kec. Kotabaru – Cikampek Utara⁣⁣⁣
☎ (0264) 838 6830⁣⁣⁣
🌐 rsizaa.co.id
⁣⁣⁣
____⁣⁣⁣
𝗥𝗦 𝗜𝗭𝗭𝗔 𝗖𝗜𝗞𝗔𝗠𝗣𝗘𝗞⁣⁣⁣
“𝘐𝘩𝘴𝘢𝘯 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘬𝘩𝘵𝘪𝘢𝘳 𝘔𝘦𝘸𝘶𝘫𝘶𝘥𝘬𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘥𝘢”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣

#sehatituIZZA
#RSIZZA⁣⁣⁣
#AmanDiIzza ⁣⁣⁣
#RumahSakitIzza

Artikel Pentingnya Cek Gula Darah pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.

]]>
https://rsizza.co.id/pentingnya-cek-gula-darah/feed/ 0