Artikel RS IZZA Dukung Kegiatan Bhakti Sosial Khitan Massal Pemda Karawang dalam Acara “Nganjang Ka Warga” pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel RS IZZA Dukung Kegiatan Bhakti Sosial Khitan Massal Pemda Karawang dalam Acara “Nganjang Ka Warga” pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Raih Penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, RS IZZA sebagai Rumah Sakit Pertama yang Mendukung Program SRIKANDI JKN pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Raih Penghargaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, RS IZZA sebagai Rumah Sakit Pertama yang Mendukung Program SRIKANDI JKN pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Jurnalis Karawang Dari Berbagai Media Mengikuti Diklat Metode Penulisan Kesehatan Dengan Dr. Adi Nugraha Direktur Rumah Sakit Izza Cikampek Sebagai Narasumbernya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Kegiatan ini digelar untuk para jurnalistik di Kabupaten Karawang dan Purwakarta, dengan Narasumber dr. Dik Adi Nugraha – Direktur Rumah Sakit Izza Cikampek. dan hadirkan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karawang, Wahyudin. Serta Kapolsek Jatisari, Adrian.
“kegiatan pelatihan ini bermanfaat dalam menambah wawasan bagi para jurnalis khususnya terkait berita kesehatan”, ucap Dede Jainudin selaku Ketua Pelaksana.
Pelaksanaan diklat didukung penuh oleh Rumah Sakit Izza Cikampek. Kegiatan ini juga diapresiasi oleh Pemerintah Karawang setempat karena dinilai cukup baik.
“Semoga jurnalis di Karawang dapat melirik pemberitaan khususnya tema-ema tentang kesehatan dan mengeksplor lebih dalam”. ucap dr. Adi Nugraha.
“Rumah Sakit Izza sejak awal pendiriannya memang tidak hanya fokus dalam pengobatannya tetapi juga dengan sistem kesehatannya, jadi program yang kita jalani tahun ini, kita ingin membangun pemberitaan khususnya di wilayah lingkup Rumah Sakit Izza dengan harapan bisa meluas dan juga bisa menjadi row model serta bermanfaat untuk lingkungan sekitar”, lanjutnya.
Sumber : Kanal Youtube TVBerita Nasional
Artikel Jurnalis Karawang Dari Berbagai Media Mengikuti Diklat Metode Penulisan Kesehatan Dengan Dr. Adi Nugraha Direktur Rumah Sakit Izza Cikampek Sebagai Narasumbernya pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Rumah Sakit Izza Cikampek Sebagai Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik Menurut Warga Kota Baru pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Rumah Sakit Izza Cikampek Sebagai Rumah Sakit dengan Pelayanan Terbaik Menurut Warga Kota Baru pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Di Karawang Penuh pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Fitra mengungkapkan seluruh RS rujukan sudah tidak memiliki lagi ketersediaan bed kosong untuk pasien covid-19. Maka sejak beberapa bulan lalu, Satgas Covid-19 Karawang meminta seluruh RS harus menerima pasien terkonfirmasi positif.
“Semua ranjang (bed) di rumah sakit, baik yang rujukan atau bukan, ruang rawat isolasi yang disediakan sudah penuh. Akhirnya kami juga menyiapkan lokasi lain di Hotel untuk penanganan covid. Kami siapkan sampai saat ini ada 6 hotel,” ungkap Fitra saat diwawancarai, Senin (28/12/2020) pagi.
Saat ini, lanjut dia, kenaikan jumlah pasien covid-19 mengalami peningkatan yang sangat signifikan, hingga ketersediaan bed di seluruh hotel juga sudah tidak ada. Dampaknya, ada pasien yang terpaksa menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
“Sebenarnya kita tidak pernah menerapkan kebijakan untuk isolasi mandiri di rumah bagi pasien Covid-19. Tetapi karena ranjang di rumah sakit dan ruangan isolasi mandiri di hotel yang disediakan penuh, pasien hanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya dengan dipantau ketat tim medis Puskesmas setempat,” terangnya.
“Data tercatat hingga saat ini 6 Hotel rujukan pasien covid sudah menampung sebanyak 493 pasien. Sementara bed pasien covid di seluruh RS di Karawang sedang digunakan oleh 771 orang. Kemudian ada 32 orang menempati bed ruang ICU,” paparnya.
Fitra juga menyebut bahwa dalam satu RS tidak semuanya digunakan untuk merawat pasien covid. Tapi juga menerima dan merawat pasien umum.
Data tersebut silakan digunakan wargi untuk proaktif agar saling mengingatkan untuk menjaga diri dan mengurangi interaksi sosial di zona merah dan hitam, tanpa reaksi sosial berlebihan.
KITA HARUS TETAP TENANG, TINGKATKAN KEWASPADAAN, DAN SELALU TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN 3M:
– MENJAGA JARAK
– MENCUCI TANGAN
– MEMAKAI MASKER
Sumber : https://www.karawangkab.go.id/
Artikel Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Di Karawang Penuh pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Artikel Virus Corona Varian Delta Telah Ditemukan Di Karawang pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>Penulis Kontributor Karawang, Farida Farhan | Editor Abba Gabrillin KARAWANG, KOMPAS.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Karawang, Jawa Barat, meminta masyarakat benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah. Sebab, virus corona varian delta telah ditemukan di Karawang. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengatakan, Covid-19 varian delta ini penularannya lebih cepat 60 persen dibanding varian virus corona sebelumnya.
Virus ini, menurut Fitra, menyasar semua usia, baik muda maupun tua. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, karena memang sudah ditemukan (virus corona varian delta) ini benar-benar harus prokes dan juga harus benar -benar mengikuti anjuran pemerintah,” ujar Fitra saat memberikan keterangan pers di Makodim 0604 Karawang, Senin (21/6/2021).
Saat ini ditemukan 21 orang di Karawang yang terpapar virus corona varian delta berdasarkan tes whole genome squencing. Masing-masing berasal dari Kecamatan Kutawaluya 12 orang; Cikampek 2 orang; Telagasari 2 orang; Cilamaya Wetan 1 orang; Klari 1 orang; Kotabaru 1 orang; dan Telukjambe Timur ada 2 orang. Sejumlah 20 orang kini telah dinyatakan negatif berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR). “Karenanya, 5M ini sudah wajib dan juga yang paling penting menghindari kerumunan, dan juga mengurangi mobilitas,” ujar Fitra. Fitra menyebut, tanpa peran serta masyarakat, Covid-19 tidak bisa dikendalikan.
Menurut Fitra, kuncinya adalah kepatuhan masyarakat terhadap anjuran pemerintah. “Kami menganjurkan kepada masyarakat bukan untuk kami, tetapi juga untuk masyarakat,” kata dia. Kasus Covid-19 di Karawang naik secara signifikan sejak libur Lebaran. Hingga Senin pukul 12.00 WIB, total kasus Covid-19 sejumlah 22.460 orang, naik 252 dari hari sebelumnya. Adapun rinciannya 888 masih perawatan; 959 isolasi mandiri;19.925 sembuh; dan 668 meninggal dunia.
Sumber : Kompas.com
Artikel Virus Corona Varian Delta Telah Ditemukan Di Karawang pertama kali tampil pada RS IZZA Karawang.
]]>